[Kamis, 6/4 11.57] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ 21: *Cuplikan Kisah Pondok Pesantren Beron Periode I, Sekitar 1927 - 1958* 🧘♂️😢🙏🇲🇨🕋❤️💥⭐
(Edisi Revisi)
Era Mbah Kakung KH. Shoolihuuun.
Nama lengkapnya :
*ألشيخ ألحج عبد الله أفندى زين المعارف صالحون*
Nama Ayah :
KH. Hasan Munthoolib Al Ampeelii Ar Ronggolaweii Desa Merden Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara Propinsi Jawa Tengah
Ini penggalan kisah hasil wawancara Anak2 SMPN 2 Rengel yg dibimbing oleh Ustaadz Fuad Al Beroonii Al Meffeeetii Ad Dalaanii Al Gedeenii dengan SUHU.
Mau ngeshare di Group BANII SHOOLIHUUUN gak bisa karena HP satunya sudah error.
Jadinya ya ngeshare di Group IKBAR saja ...
*💥Meninggal, Wasiat, dan Peninggalanya.⭐*
Beliau wafat karena sudah sepuh banget pada tahun 1958 di mana terjadi BANJIR BESAR BENGAWAN SOLO di saat itu.
Tepatnya Kamis Wage, c13 Pebruari 1958 M atau 24 Rojab 1378 H atau 25 Rejeb 1889 Saka.
Setelah beliau wafat, perjuangan beliau dalam mengasuh Pondok Pesantren Beron diteruskan oleh putranya yaitu K.H. SOEBAKIR AFFANDI di mana beliau ALUMNUS PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM TAMBAK BERAS JOMBANG & PONDOK PESANTREN TEBU IRENG JOMBANG di mana MBAH K.H. HAASYIM ASY'ARII & K.H. HASBULLOOH WAHHAAB merupakan SAUDARA SEPUPU atau MINDOAN dengan K.H. AHMAD CHOZIIN PONDOK PESANTREN LANGITANA dan SELURUH ADIKNYA termasuk MBAH BUYUT SUHU dari Jalur IBUNDA yakni H. 'ABDUR ROHMAAN KAUMAN RENGEL dan NENEK KANDUNG SUHU dari Jalur AYAH yakni SITI FATHIIMAH AWWAL/UULAA (NYAI K.H. SHOOLIHUUUN AFFANDII).
Atas kehendak ALOOH SWT, jumlah Santri semakin berkurang dan yang sudah di situ diambil pulang atau dipindahkan ke Pesantren lain oleh Wali Santri.
Setelah KIYAHI SOEBAKIR wafat tidak ada dari keturunan MBAH YAI SHOOLIHUN yang meneruskan mengasuh Pondok Pesantren Beron.
Meski beliau dan Pondok Pesantren Beron sudah tidak ada, tetapi 'ilmu-'ilmu yang beliau ajarkan kepada Santri-Santrinya akan terus hidup di mana pahala akan terus mengalir kepada beliau sebagai pahala SHODAQOH JARIYYAH lewat 'ILMU YANG BERMANFA'AH. Semoga demikian adanya.
*أمين أمين أمين يا رب العالمين يا مجيب السائلين 🧘♂️😢☝️🇲🇨🕋❤️💥⭐ ٤١x*
SUHU, melanjutkan kisahnya, sebelum MBAH YAI SHOOLIHUUUN wafat, beliau berwasiat kepada Istri II yakni SITI FATHIMAH TSAANII binti H. 'ABDUR ROHMAAN Kauman Rengel bin KH. SYIHAABUDDIIN Kauman Rengel bin KH. SYUHADAA" Kauman Rengel yang dikisahkan langsung kepada SUHU sebelum beliau wafat.
Di antara wasiat beliau kepada Istrinya antara lain :
1. Jangan pernah tinggalkan Sholat Wajib, wiridan, dan do’anya.
2. Sempatkanlah baca AL QUR-AAN minimal sebelum tidur;
3. Jangan tinggalkan Sholaatut Tahajjud & Sholatul Witri.
4. Saat bangun tidur maupun membuka pintu dan jendela, jangan lupa membaca TOLAK BALAK PERLINDUNGAN lewat full tawakkal kepada ALLOOH SWT dengan do’a
*بسم الله الرحمن الرحيم*
*بسم الله امنت بالله و توكّلت علی الله و لا حول ولا قوّۃ الّا بالله العليّ لعظيم*
*Bismillaahir Rohmaanir Rohiim.*
*Bismillaahi Aamantu Billaahi wa Tawakkaltu 'Alalloohi wa Laa Haula wa Laa Quwwata Illaa Billaahil 'Aliyyil 'Azdiim.*
*_Dengan menyebut nama ALLOOH yang maha pengasih lagi maha penyayang. Dengan menyebut nama ALLOOH, Aku beriiman kepada-NYA, & Aku berpasrah diri kepada-NYA & tidak ada daya kekuatan yg dimiliki oleh Siapapun & Apapun kecuali kesemuanya itu hanyalah berasal & milik ALLOOH YG MAHA TINGGI LAGI MAHA AGUNG._*
5. Selanjutnya beliau juga berwasiat agar apapun yang terjadi dengan nasib Pondok Pesantren Beron kelak setelah wafatku, jangan pernah tinggalkan rumah tempat tinggal dan Pondok pesantren Beron serta tetaplah mengajar mengaji AL QUR-AANUL KARIIM sampai ajal menjemputmu.
Demikianlah wasiat-wasiat MBAH KIYAHI SHOLIHUN AFFANDII sebelum wafatnya yang sarat akan Nilai Keiimaanan, Keislaaman, Keihsaanan, Ketaqwaa-an, Ilmu dan Pengabdian kepada ALLOOH SWT lewat AJARAN ISLAAM.
MBAH YAI SHOLIHUN telah wafat dan menginggalkan banyak peninggalan yang begitu bermanfaat bagi Masyarakat dan Ummat islam. Peninggalan yang paling berharga adalah ilmu yang beliau ajarkan kepada Keluarga dan Santri-Santrinya yang hingga kini tersebar ke seluruh pelosok negeri. Berarti ikut mewarnai positif NUSANTARA dan NKRI PANCASILA, BHINNEKA TUNGGAL IKA, TAN HANA DHARMA MANGRUWA.
Meski Pondok Pesantren Beron sudah tidak ada lagi, tetapi Bangunan MASJID AT TAQWAA (sekitar 1927-1958 bukanlah Masjid namun MUSHOLLAAnya PP. Beron) sebagai bagian dari Pondok Pesantren Beron masih berdiri kokoh dan dimakmurkan Masyarakat Sekitar untuk beribadah dan belajar sebagai Madrasah Diniyyah. Begitu juga Madrasah Hidaayah ISLAAM yang beliau rintis, berubah nama menjadi Madrasah Ibtida’iyyah Negeri (MIN) Rengel dan sekarang berubah lagi menjadi MIN 2 Tuban masih terus beroperasi bahkan semakin banyak murid-muridnya, di mana sebagian satu pengajarnya adalah cucu kandung MBAH YAI SHOLIHUN yaitu bapak MAFTUKHIN (PAK U'INK), adiknya SUHU.
Selain itu, tanah yang sekarang di atasnya dibangun MAN Rengel dan PAUD Beron adalah hasil peninggalan beliau lewat puteranya yakni KYAHI SOEBAKIR AFANDII yang saat itu Drs. H. ABU NAZARUDDIN sebagai KEPALA SEKOLAHNYA di mana pada saat itu MAN RENGEL alias MAN 2 TUBAN masih MAN FILIAL MAN 1 TUBAN.
Demikianlah kisah napak tilas dari seorang 'Ulamaa" yang sangat berjasa menyebarkan ILMU-ILMU ISLAM di dusun BERON BLOK TELAGA BERON, desa PUNGGULREJO, kecamatan RENGEL, kabupaten TUBAN, propopinsi JAWA TIMUR. Meski beliau telah tiada semoga ilmu yang beliau ajarkan adalah ilmu yang bermanfaat bagi Kita terutama Generasi Muda yang sudah semakin jauh dari ISLAAM.
Semoga perjuangan beliau dalam menuntut dan menyebarkan ilmu iSLAAM bisa menginspirasi Kita semua untuk lebih giat dalam belajar dan mendalami ISLAM beserta pengamalannya.
*أمين أمين أمين يا رب العالمين يا مجيب السائلين 🧘♂️😭🙏☝️🇲🇨🕋❤️💥⭐*
[9/4 05.59] LEK ZAINUR ROHMAT: Yang priode berikutnya mana
[9/4 06.06] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ 21: Tentang apa Paklik ... ?
[9/4 06.27] LEK ZAINUR ROHMAT: Pondok
[9/4 06.33] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ 21: Periode I saja butuh waktu puluhan tahun untuk mendapatkan infonya/kisahnya.
Itupun lewat Para Santri yang tersebar di kabupaten Tuban dan Luar Tuban.
Itupun baru sekian %.
Itupun berupa cuilan2 kisah yh INGSUN himpun di otak.
Adapun Kisah Periode II ...
Tidak banyak yg diperoleh ...
Masih terlalu minim ...
Itupun diwarnai banyak Kisah Menyedihkan Yg Menyertainya sampai2 Pakde Kiyai Soebakir Affandii ngudoroso kepada Ibunda akan menjual PP. Beron beserta seluruh assetnya.
Lalu digondheli IBUNDA ... 🧘♂️😭🙏💥⭐
[9/4 06.49] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ 21: Namun yg jelas, Pakde Kiyai Soebakir Affandii sudah berjuang berkorban yg luar biasa untuk mempertahanka eksistensi PP. Beron di saat :
Banii Shoolihuuun sempat morat-marit, kocar-kacir dari segala sisi.
Beda jauh dg kondisi situasi saat ini.
Orang2 luar Banii Shoolihuuun yg punya kepentingan. Maunya membantu dan ini sangat mulia namun selebihnya *NYLUTHAK*
[9/4 07.46] +62 812-...8-...1: Buyut bakir
[9/4 08.16] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ 21: Kok panggil Buyut Bakir ... Ini Siapa bin Siapa siiih ... ?
Di Generasi Mbah Kakung-Q KH. Shoolihuuun saja gak paham semua terutama yg Generasi saat ini ...
Apalagi yg di Generasi Mbah Buyut-Q H. 'ABDUR ROHMAAN Kauman Rengel, lebih gak mudeng lagi.
Yg mudeng ya banyak, yg tidak mudeng ya lebih banyak lagi ... Opo maneh *IKBAH*... Dijamin gak mudeng *13.000.000.000.000 %* ...🧘♂️😭🙏💥⭐
[9/4 19.25] +62 812-...8-...1: Nami Kulo Nurul Hasanah
Putri nipun ibuk Siti masyrifah almarhumah ( sendang kluwih Rengel)
& Bapak Kaswadi (maibit)
Cucu dari Mbah Munawaroh & Mbah busro
Dulu sering ke mberon ke buyut bakir ,
[9/4 19.51] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ 21: *💥الحمد لله رب العالمين⭐*
Bapak Ibuk kan Tinggal di sekitar Sendang Maibit.
Duuuluuuuuu pernah ke sana sewaktu Bapak Ibuk masih hidup ... 🧘♂️😢🙏💥⭐
[9/4 19.52] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ 21: Lha itu kok dikasih nama *~RA*
[9/4 20.10] +62 812-4958-1511: Bapak Kaswadi masih sehat wal'afiat Alhamdulillah
RA nopo 🙏🙏🙏😃😃
[9/4 20.19] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ 21: Lha itu namanya ditulis *~RA...* ???
[9/4 20.24] +62 812-4958-1511: Nggih Kulo namine Rahasia Ilaihi di WA
🙏🙏🙏🙏🙏
[9/4 20.33] +62 815-...1-...9: Kaya mau nyumbang apa biar ada yg tahu kasih nama rahasia ilahi
[9/4 20.33] +62 815-.1-...9: G tahu
[9/4 20.34] +62 812-...8-...1: 😃😃😃😃
[9/4 20.35] +62 815-...1-...9: Nama saya takdir ilahi
[10/4 06.09] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ 21: Ooo begitu taaa ... 💥✅⭐







0 komentar:
Posting Komentar